BAPPEDA Kab. Jombang telah melaksanakan acara Temu Bisnis dan Kemitraan yang dipimpin oleh Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., dengan mengundang Wakil Bupati Jombang, FORKOPIMDA Kab. Jombang, Sekretaris Daerah Kab. Jombang, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Plt. Kepala Dinas Peternakan, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, 4 Camat, 4 Kepala Desa, Ketua Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kab. Jombang, Hanif Julhamsyah selaku Pimpinan Bank Jatim Cabang Jombang,  18 Pimpinan Perusahaan di wilayah Kab. Jombang, dan 8 Perwakilan Kelompok Binaan Perusahaan di Pendopo Kab. Jombang pada Senin (5/5/2025).

Temu Bisnis dan Kemitraan menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kab. Jombang dan pelaku usaha. Dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang dihadapkan pada kebutuhan untuk bergerak cepat, efektif, dan kolaboratif.

Dalam sambutan, Abah Bupati Jombang menegaskan pentingnya peran dunia usaha sebagai mitra aktif dalam mendukung pembangunan di sektor sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui program “Bapak Asuh”, perusahaan akan melakukan pendampingan, pembinaan, dan pelatihan kepada mitra UMKM, kelompok tani, kelompok ternak, masyarakat desa, dan lain-lain.

Sebagai tindak lanjut konkret dari komitmen ini, dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kab. Jombang dengan 8 Perusahaan yaitu PT. Marga Harjaya Infrastruktur, PT. Cheil Jedang Indonesia, PT. Japfa Comfeed, Bank Jatim, Bank Syariah Indonesia, AFCO, PT. Aksha Karunia Mill, dan PT. Multi Pakan Jaya Sentosa yang telah menyatakan kesiapan untuk bersinergi.

Harapan akan muncul berbagai program bersama yang berdampak langsung pada masyarakat, baik dalam bentuk penguatan SDM sektor unggulan, pelatihan tenaga kerja, pengembangan usaha mikro dan industri kecil menengah, ataupun dukungan terhadap isu-isu strategis lainnya yang menjadi kebutuhan nyata masyarakat Jombang.